Tidak Berhenti di Ingarso Sung Tulodo

Oleh: AHMAD SYAIKHU--

Bulan yang lalu Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) melangsungkan Musyawarah Kerja Nasional di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Acara tersebut dihadiri pengurus BMPS tingkat kota/kabupaten, provinsi dan pengurus pusat. Turut juga hadir sekaligus membuka acara, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Republik Indonesia, Bidang Pendidikan, Musliar Kasim.

 

Selain acara Musyawarah Kerja Nasional, BMPS juga memberikan sejumlah penghargaan kepada insan pendidikan dan pemerintah daerah. Salah satu penghargaan tersebut adalah kategori Ingarso Sung Tulodo. Kategori ini diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai telah melakukan kebijakan pemerataan pendidikan. Serta menghilangkan dikotomi terhadap penyelenggara pendidikan antara negeri atau swasta.

Penghargaan Ingarso Sung Tulodo tersebut langsung diberikan oleh Wamendikbud Musliar Kasim kepada Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. Dalam kesempatan tersebut Wamendikbud Musliar Kasim memberikan apresiasi terhadap Pemerintahan Kota Bekasi yang telah melakukan penataan dalam penerimaan siswa baru.

Apa yang diperoleh Kota Bekasi tersebut adalah bentuk penghargaan terhadap semua komponen masyarakat yang telah mendukung sistem penerimaan siswa baru berdasarkan nilai ujian nasional. Seperti yang kita ketahui bersama, sejak tahun ini Pemerintah Kota Bekasi telah memberlakukan kebijakan penerimaan siswa baru berdasarkan nilai ujian nasional. Tidak ada lagi parameter penerimaan siswa melainkan dengan nilai ujian nasional.

Selaku pemerintah kota, kami pantas mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung kebijakan tersebut. Apresiasi yang paling tinggi kami berikan kepada pihak sekolah yang telah jujur dan komitmen menerapkan kebijakan tersebut.

Tentu kita tidak berhenti pada penghargaan ini; Ingarso Sung Tulodo. Hal ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk bahu membahu mewujudkan pendidikan Kota Bekasi yang lebih baik. Bersinergi meraih berbagai prestasi di bidang pendidikan.

Pimpinan Kota Bekasi, Dalam hal ini Wali Kota (Bapak Rahmat Efendi) dan saya berkomitmen untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu di Kota Bekasi. Berbagai upaya akan kami lakukan. Sejumlah paket kebijakan akan dikeluarkan untuk mendorong pendidikan Kota Bekasi bisa bersaing dengan kota-kota besar di tanah air.

Dan kami sangat menyadari bahwa membangun pendidikan yang maju, berkarakter dan bermutu tidak mudah. Apalagi diperoleh dalam waktu singkat. Butuh waktu dan kerja keras.

Atas kesadaran itulah, kami selalu mengajak semua komponen masyarakat untuk terlibat menata dan membangun pendidikan Kota Bekasi. Semua harus terlibat dalam mega proyek ini. Pembangunan dunia pendidikan adalah proyek pradaban. Untuk itu peran serta pemerintah, swasta, masyarakat, dan orang tua sangat diperlukan.

Kita tidak akan berhenti di ‘Ingarso Sung Tulodo’ , ini adalah motivasi untuk kita semua. Motivasi yang mendorong kita untuk tidak berhenti berbuat untuk pendidikan Kota Bekasi yang lebih baik. Sekali lagi, tidak berhenti di ‘Ingarso Sung Tulodo’.(*)