Permasi gelar Bedah Buku "Bekasi Rumah Kita" Karya Ahmad Syaikhu

Kota  Bekasi (VOB.news.com) - Persatuan Mahasiswa Bekasi (Permasi) Bekasi Raya dan Jakarta Raya menggelar Bedah Buku "Bekasi Rumah Kita" karya H Ahmad Syaikhu, di Aula Muzdalifah Islamic Center, Kota Bekasi, Jum'at 17 November 2017.

Ketua Permasi Riki Andriansyah mengatakan bedah buku ini diikuti anggotanya termasuk para alumni Permasi Bekasi Raya dan Jakarta Raya.

"Selayaknya bedah buku, narasumber selaku penulis buku akan menceritakan proses dan latar belakang dan isi buku agar peserta bisa terinspirasi dan mengambil manfaat", papar Riki.

Menurut dia, tema kali ini "Menanamkan semangat kedaerahan sebagai wujud implementasi mahasiswa dalam membangun Bekasi".

Seperti diketahui, Penulis buku "Bekasi Rumah Kita" yakni H Ahmad Syaikhu sekarang ini aktif menjabat sebagai Wakil Walikota Bekasi mendampingi Walikota Bekasi Dr H Rahmat Effendi sejak 10 Maret 2013 hingga akan berakhir pada 10 Maret 2018.

Ahmad Syaikhu bercerita disela tugasnya kesehariannya ini, ia menyempatkan untuk mengekspresikan momen perjalanannya saat bertugas dalam bentuk tulisan. Hanya ia mengkategorikan buku karyanya ini berisi hal-hal sederhana dan bukan merupakan buku ilmiah.

"Momen kecil diabadikan agar tidak lupa dan diekspresikan dalam tulisan. Sekarang dibuat buku hingga bisa dinikmati dan menjadi bacaan banyak orang. Buku ini sebagai hadiah saja dan tidak diperjualbelikan," kata Ahmad Syaikhu di depan peserta.

Kenapa ia memberi judul buku karyanya kali ini "Bekasi Rumah Kita" yakni pemahamannya Kota Bekasi diibaratkan sebagai sebuah rumah. Akan muncul rasa memiliki, menjaga dan merawat agar rumah tampak bagus dan membuat nyaman penghuninya.

"Rumah sebagai milik kita dan kita menjaganya bersama. Kalau ada yang bocor diperbaiki, tembok terlihat kusam bisa dicat ulang. Sesama seisi rumah juga saling menjaga, kesampingkan ego dan konflik. Kita terus ingin Bekasi menjadi Rumah Kita Bersama," harapnya.

"Buku ini berisi delapan bagian dan diawali bagian judul 'Berawal dari yang muda' sebagai harapan kepada generasi muda masa depan agar lebih cinta dan bangga membangun Bekasi," ungkapnya.

Ia pun sering mengungkakan semangat dalam sebuah Tagline "Bekasi-Membekas Dihati".

Dalam penjelasannya Wawali Ahmad Syaikhu juga menyamakan istilah 'Rumah dengan istilah 'Kota'. Keduanya memiliki fungsi melindungi penghuni yakni warga. Lalu fungsi kota sebagai administrasi seperti kependudukan. Rumah dan Kota dalam fungsi pembentukan karakter dan fungsi edukasi warga.

Ia menambahkan Kota Bekasi pun dikenal sebagai Kota Patriot yang memiliki sejarah perjuangan rakyat Bekasi dalam merebut kemerdekaan. Maka kata dia ada beberapa situs bersejarah dan sudah semestinya menambah bangga menjadi warga Kota Bekasi karena sejarah.

Tidak lupa ia berpesan agar terus berkreasi dan menumbuhkan semangat tradisi literasi di kalangan generasi muda. Ia pun menginisiasi pembuatan Buku 'Car Free Day Kota Bekasi' yang merupakan kontribusi tulisan karya pelajar SMP, SMA dan SMK Kota Bekasi.

Dalam kesempatan itu, sebagai hadiah, setiap peserta dihadiahi buku Bekasi Rumah Kita. Dia ingin usai membaca agar peserta bedah buku bisa memberikan komentar melalui media sosial miliknya seperti pada akun instagramnya di Ahmad Syaikhu (@syaikhu_ahmad_). (goeng)