Bawaslu: Ribuan TPS Tak Ramah Penyandang Disabilitas

Jakarta (855.news.com)--Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI mencatat setidaknya ada 2.366 TPS sulit dijangkau penyandang disabilitas dan sekitar 20.834 TPS tidak memberikan alat bantu template huruf braille bagi penyandang tunanetra.

"Ditemukan hasilnya ada paling tidak 2.366 TPS yang sulit dijangkau penyandang disabilitas, karena kondisi TPS berbatu, berundak-undak, berumput tebal dan memiliki anak tangga," kata anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin di Jakarta, Rabu (17/4).

Situasi itu, lanjut Afifuddin, membuat para orang tua maupun penyandang disabilitas kesulitan datang ke TPS menggunakan hak pilih dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

"Undang-undang mengatur soal akses pemilu bagi pengguna kursi roda dan lanjut usia agar gampang menggunakan hak pilihnya," kata Afifuddin.

Selain ribuan TPS yang tidak sulit dijangkau disabilitas, Bawaslu juga menemukan 20.834 TPS tidak menyediakn alat bantu template  huruf braille.

"Hal itu mengurangi akses bagi tunanetra untuk melakukan hak pilih. Padahal seharusnya di semua TPS barang ini ada," ujarnya.

Sesuai catatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat bahwa jumlah pemilih penyandang disabilitas mencapai 1,2 juta orang pada Pemilu 2019 yang terbagi dalam kelompok tunadaksa, tunanetra, tunarungu, tunagrahita dan disabilitas lainnya. (*/im).