SABAR (Sabar, Ikhlas, Syukur-3)

Oleh: Imam Trikarsohadi

Secara bahasa sabar berarti al-habsu (menahan) dan al-man’u  (mencegah), yaitu lawan kata dari al-jaz’u (keluh kesah). Dikatakan: shabara shabran, maksudnya : tegar dan tidak berkeluh kesah. Shabara berarti: menunggu, shabaranafsahu berarti: menahan diri dan mengekangnya.

Siapakah orang yang sabar itu?

“...Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Yaitu orang-orang yang  apabila tertimpa musibah mereka mengucap (dengan penuh sadar) bahwa segala sesuatu datang dari Allah dan sesungguhnya hanya kepada-NYA lah kita akan kembali.”(QS. Al-baqoroh: 155-156).

Lalu apakah definisi dan manfa’at sabar?

Sabar merupakan salah satu ciri mendasar orang yang bertaqwa. Sabar merupakan ikatan yang tak mungkin terpisah dari keimanan, ikatan antara sabar dengan iman bagaikan kepala dengan jasadnya.

Asal kata sabar adalah shobaro  yang membentuk masdar menjadi shobron secara bahasa mempunyai pengertian ”menahan atas segala beban yang ada”.

Sabar meliputi tiga hal, yaitu:

1-      Sabar dalam melaksanakan keta’atan kepada Allah.

2-     Sabar dalam usaha untk menjauhi maksiat.

3-     Sabar disaat menghadapi musibah.

Orang yang selalu sabar dalam menghadapi musibah, akan mendapat 300 derajat kemuliaan dari Allah, sebagaimana dijelaskan dalam hadits: ”Barang siapa yang di kehendaki oleh Alloh mendapat kebaikan, maka DIA akan menimpakan bencana baginya”.(HR. Bukhori).                                             

Seorang bisa dikatakan sabar apabila dalam kehidupannya selalu memandang ke arah kemajuan (positif thinking) serta memperkuat sabarnya dengan  iman dan meyakini kebenaran akan janji-janji  Allah.

Firman Allah: ”Sesungguhnya hanya orang-orang yang sabarlah yang disempurnakan pahalan mereka tanpa batas”. (QS. Az-zumar: 10).

Dalam ayat lain Allah menggambarkan dengan indah bagaimana sikap orang yang sabar.

Firman Allah: ”Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan, dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang  yang sabar. Yaitu orang-orang  yang apabila tertimpa musibah mereka mengucapkan ”Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rooji’uun”.(QS. Al-baqarah: 155 – 156).

Lalu apakah balasan (manfa’at) bagi orang yang sabar? Pada ayat berikutnya difirmankan:“Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk”. (QS. Al-baqarah: 157).

Ibnu katsir mengatakan kabar gembira itu ialah berita bahwa orang yang sabar itu akan mendapat berkah, ampunan, rahmat dan pujian dari Allah dan mereka itu mendapat petunjuk ke arah jalan yang benar.

Sebab itu, kita harus bisa bersabar dalam hal apapun. Salah satunya adalah bersabar saat menghadapi ujian atau cobaan dari AllaH SWT, sebab dibalik semua cobaan yang menimpa kita, selalu ada hikmahnya. (bersambung)